Senin, 14 Maret 2016

Dibangun Fisik Untuk Membangun Akhlak Mental

Membangun Fisik & Mental

Membangun sarana ibadah (fisik) jauh lebih mudah dibandingkan dengan membangun mental (akhlak).
(baground al-Fudhola Blok F Perumahan Graha Prima)

Pembangunan Fisik Lebih Mudah Dibanding Membangun Mental.

Pembangunan mental lebih penting dari pada pembangunan fisik, karena satu bangsa hilang dari peredaran dunia karena menurunnya akhlak moralitas masyarakatnya, sebagaimana dicontohkan dalam riwayat ditenggelamkannya kaum Nabi Nuh.

Membangun wilayah atau lingkungan itu tidak cukup hanya fisik saja. Mental masyarakat juga harus dibangun dan ini tentu tidak terlepas dari peran para tokoh, tokoh masyarakat, tokoh lingkungan, alim ulama dan lainnya, sehingga Pembinaan Mental bagi masyarakat di lingkungannya akan menjadikan salah satu kekuatan.
















































Selasa, 16 Februari 2016

Indahnya Gotong Royong Kerjabakti Bersama Warga

Semangat Gotong Royong Bersama Warga/Jama'ah
Membangun (renovasi) Sarana Ibadah Musholla al-Fudhola Graha Prima
Kegiatan gotong royong atau kerja bakti di hari minggu merupakan hal yang telah menjadi budaya bangsa Indonesia, kerja bakti ini ternyata dilakukan pada bidang yang banyak berhubungan dengan pekerjaan bangunan entah kenapa bisa demikian adanya? mungkin berhubungan dengan kemauan manusia yaitu ingin membangun dan entah apa yang dibangun, dan uraian kegiatan yang dilakukan sebagai bagian dari gotong royong.
https://bangunjiwamu12.blogspot.com/
Puji syukur, karena kegiatan gotong royong ini tidak terkikis oleh zaman sehingga wujud sarana ibadah Musholla al-Fudhola yang terletak di Blok F Perumahan Graha Prima merupakan bentuk nyata kebersamaan dalam bermasyarakat, bangunan yang cukup kokoh bukti berjalannya kegiatan kerjabakti selama ini, bangunan hasil gotong royong swadaya masyarakat warga setempat serta dukungan oleh berbagai pihak, maka Musholla al-Fudhola tempat ibadah yang memang dambaan sejak dulu, insya Allah akan menjadikan banyak manfaat untuk warga maupun jama’ahnya.
Maka apapun bentuk gotong royong atau kerjabakti yang dilakukan, semoga bisa membawa kebaikan bagi seluruh warga atau jama’ah. hendaknya kegiatan ini dilakukan tanpa rasa terpaksa, karena dengan rasa ikhlas akan membuat suatu kenyamanan dalam bekerja, dan yang tak kalah penting adalah bukanlah bagaimana wujud kerjabakti itu namun lebih utama pada nilai-nilai yang terkandung didalamnya.